Kecepatan, Fleksibilitas dan Kekuatan [Leadership Agility]

KECEPATAN, FLEKSIBILITAS DAN KEKUATAN
(LEADERSHIP AGILITY)


 “Sebuah organisasi ibarat kapal yang sedang berlayar dan seorang pemimpin adalah Nahkodanya.” 


Perumpamaan di atas memunculkan 3 kenyataan penting:

Pertama

Kapal yang kuat adalah kapal yang mampu menghadapi setiap kondisi lautan dan mencapai tujuan tanpa perlu tenggelam – tentang kekuatan.

Kedua

Nahkoda atau pemimpin organisasi berperan besar untuk tidak hanya mengarahkan kapal dalam segala kondisi namun juga mengarahkan anak buah untuk bersinergi bersama – tentang kepemimpinan.

Ketiga

Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, namun tentunya peran anak buah kapal juga menjadi salah satu penentu keberhasilan kapal untuk dapat terus mengarungi lautan – tentang komitmen.

Saat ini, organisasi sedang menghadapi tingkat percepatan dari volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity atau yang dikenal dengan VUCA era. Salah satu ciri khas dari VUCA era adalah proses yang begitu cepat dan sampai sekarang tidak menunjukkan indikasi perlambatan. VUCA menciptakan satu kondisi yang tidak dapat dihindari oleh setiap organisasi yaitu perubahan.

VUCA sendiri merupakan kondisi eksternal yang terjadi di luar organisasi. Kondisi ini kemudian memaksa organisasi dan pemimpin yang ada di dalamnya untuk memiliki sikap adaptif terhadap perubahan, terlebih memimpin perubahan itu sendiri.

VUCA era merupakan sebuah gejolak yang memerlukan respon yang tepat. VUCA era merupakan sebuah tantangan berkelanjutan dan bisa berubah menjadi ancaman apabila organisasi dan para pemimpin tidak mempersiapkan diri dengan berbagai pola pikir dan kemampuan yang tepat. Organisasi, terlebih pemimpin yang ada di dalamnya harus memiliki kelincahan untuk selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan yang ada. Secara bersamaan, pemimpin tadi juga harus mempersiapkan pemimpin lainnya untuk bisa lebih lincah dalam menghadapi perubahan atau yang biasa disebut sebagai agile leadership.

Menurut sebuah pengertian, agile leadership adalah kemampuan seorang pemimpin untuk dapat memimpin sebuah tim dan organisasi dalam keadaan apapun. Terutama saat dunia luar memberikan kondisi yang tidak pasti, membingungkan, baru, dan tentunya terus berubah. Agile leader adalah mereka yang mampu memberikan respon cepat dan tepat untuk suatu kondisi atau lebih spesifik lagi, perubahan. Kembali pada perumpamaan di atas, ibarat seorang Nahkoda, agile leader adalah seorang yang tidak mudah terombang-ambing saat terjadi badai di tengah laut. Mereka adalah Nahkoda yang mampu mengarahkan anak buah kapal, sekaligus memanfaatkan kondisi gelombang dan arah angin dengan tetap mengarahkan kapal ke tujuan yang tepat.

Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana mengembangkan sebuah organisasi di tengah gejolak yang terjadi, agile leader pertama-tama harus mulai melatih diri dan mengembangkan potensi yang disebut sebagai personal agility. Personal agility dibutuhkan oleh setiap pemimpin dan kualitas dari personal agility yang dimiliki akan terpancar pada hasil yang dicapai oleh organisasi.  

Berikut adalah 3 kualitas diri yang perlu dipersiapkan oleh seorang pemimpin untuk dapat beradaptasi guna menghadapi setiap perubahan yang ada:

  1. Kecepatan.
    Agile merupakan salah satu sifat dari seorang pemimpin yang sukses, dan untuk menjadi agile seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dalam memberikan respon yang cepat dan tentunya tepat. Saat perkembangan teknologi mulai berkuasa dan merubah cara orang dalam bekerja, pemimpin yang agile akan berusaha untuk bertindak cepat, termasuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada agar tidak tergulung oleh perubahan teknologi tadi.
  2. Fleksibilitas.
    Berkaitan dengan poin pertama, kualitas diri selanjutnya yang harus terus ditingkatkan adalah fleksibilitas. Seorang pemimpin yang agile akan dituntut untuk terus mempelajari hal baru dan beradaptasi dengan perubahan yang ada. Fleksibilitas selalu menuntut seseorang untuk siap, memiliki respon yang tepat untuk setiap stimulus.
  3. Kekuatan.
    Agile leader bukanlah seorang Nahkoda yang cengeng dan mudah putus asa. Selain harus memberikan respon yang cepat, mampu menyesuaikan diri dengan setiap kondisi yang ada, mereka adalah pemimpin yang gagah dan memiliki kekuatan untuk bisa menaklukkan sebuah perubahan. Kekuatan yang dimaksud termasuk kapasitas fisik untuk dapat mencapai hasil maksimal. Stamina dan daya tahan, termasuk kapasitas fisik untuk berkonsentrasi dan bekerja di luar jadwal.

Lalu, pertanyaan refleksi untuk diri sendiri adalah:

“Apakah saya sebagai seorang pemimpin sudah cukup agile dalam menghadapi kondisi saat ini?”

“Kualitas diri apa saja yang perlu saya tingkatkan agar tidak hanya terampil dan memiliki personal agility namun juga bersinergi dengan tim untuk membangun organisasi yang kuat?”


Kami mendorong setiap pemimpin yang ada di dalam organisasi untuk memiliki kelincahan dalam menghadapi setiap perubahan. Kami mendorong setiap Nahkoda untuk selalu mengembangkan diri dan terus bersinergi agar kapal yang dipimpin bisa berjaya dan mengarungi Samudera dengan gagahnya. 

Sukses selalu buat Anda dan tim!

26 Februari 2021
Antonius Baringan - Product Development Staff 

“What are the next steps?”

Link to our Services

Link to our Public Seminars

or Contact us:

Email: sarel@sarel.co.id
Phone: (021) 4517458/ 458509571
Mobile: 0878-7722-4521
Website: www.sarel.co.id

© 2022 PT Sarel Sentra Inspira. All Rights Reserved

Designed with ‌

Web Site Building Software