Perbedaan Antara Presentation Skills dan Training Skills

PERBEDAAN ANTARA
PRESENTATION SKILLS DAN TRAINING SKILLS

Dalam pelatihan-pelatihan yang kami bawakan, khususnya yang terkait dengan materi Presentation Skills atau Training Skills, beberapa peserta menanyakan tentang apa perbedaan antara Presentasi dan Pelatihan? Bukankah keduanya sama saja?

Memang kalau ditinjau secara umum, kita akan menemukan bahwa Presentasi dan Pelatihan terkesan sama karena keduanya menekankan pada kemampuan berbicara di depan umum (Public Speaking). Bahkan tidak jarang pelatihan-pelatihan terkait Training Skills isinya sebagian besar membahas tentang Presentation Skills, yang seharusnya tidaklah demikian.

Definisi dari Pelatihan (Training) adalah proses melatih; kegiatan atau pekerjaan (KBBI edisi 2, Balai Pustaka, 1989). Sedangkan definisi dari Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin atau salah satu bentuk komunikasi. Presentasi merupakan kegiatan pengajuan suatu topik, pendapat atau informasi kepada orang lain. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis (Wikipedia).  

Berdasarkan analisa kami, ada beberapa hal yang membedakan antara Presentasi dan Pelatihan, yaitu:

  1. TUJUAN UTAMA
    Tujuan utama dalam Presentasi adalah menyampaikan sebuah informasi, ide atau konsep kepada peserta, sasaran akhirnya adalah informasi atau konsep yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik. Sedangkan tujuan utama dalam Pelatihan adalah melakukan transfer Attitude, Knowledge dan Skill (ASK), yang tentunya diawali dengan menyampaikan informasi dan konsep, namun tidak berhenti sampai di situ, dalam Pelatihan perlu dipastikan peserta dapat menyadari pentingnya sebuah konsep, peserta dapat memahami bagaimana konsep itu bekerja dan peserta dapat menerapkan konsep tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
  2. DURASI
    Durasi dalam Presentasi pada umumnya relatif singkat, yaitu 30 – 120 menit. Sedangkan durasi dalam Pelatihan umumnya relatif lebih panjang, yaitu 3 – 35 jam, atau jika rata-rata 1 hari pelatihan berlangsung selama 7 jam, maka pelatihan bisa berlangsung antara 1 – 5 hari, bahkan lebih tergantung pada materi pelatihan yang disampaikan.
  3. AKTIVITAS
    Aktivitas dalam Presentasi umumnya tidak banyak, penekanan pada presentasi itu sendiri atau tambahan pada 1 atau 2 aktivitas, seperti pemutaran video dan ice breaking/ energizer. Sedangkan aktivitas pada pelatihan sangat bervariasi, mulai dari presentasi, diskusi, pemutaran video, studi kasus, bermain peran (role play), simulasi, dan lain sebagainya. Di dalam pelatihan, presentasi hanya menjadi salah satu bagian dari aktivitas, bahkan mungkin saja, dalam pelatihan, presentasi hanya menjadi bagian kecil, atau tidak digunakan dalam pelatihan (on-the job training).
  4. SARANA DAN PERLENGKAPAN
    Sarana dan perlengkapan dalam Presentasi umumnya adalah layar (screen), proyektor, sound system, papan tulis/ flipchart, ditambah dengan materi (handout) yang dibagikan kepada masing-masing peserta. Sedangkan dalam Pelatihan sarana dan perlengkapan yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan presentasi, ditambah dengan beberapa perlengkapan aktivitas seperti perlengkapan games, peralatan pelatihan, lembar kerja, lembar studi kasus, lembar role play, dan perlengkapan lainnya sesuai dengan aktivitas yang dilaksanakan.

    Dalam situasi tertentu, Presentasi dan Pelatihan tidak selalu menggunakan screen, proyektor, papan tulis/ flipchart, melainkan menggunakan alat peraga, brosur, dan lain-lain (tim sales biasanya). Sebagai contoh, dalam pameran, peserta pameran melakukan presentasi dengan menggunakan apa yang ada di tempat pameran, bisa produk, brosur, gambar-gambar, maket, dan lain-lain.
  5. KEMAMPUAN YANG DIPERLUKAN
    Kemampuan yang diperlukan sebagai Presenter (Presentation Skills) antara lain: menyusun materi presentasi, menyampaikan ide atau gagasan yang menarik di depan umum, dan penguasaan teknologi dasar untuk menjalankan alat bantu visual (power point dan lain sebagainya). Sedangkan kemampuan yang diperlukan sebagai Trainer (Training Skills) selain kemampuan yang dimiliki sebagai Presenter di atas, juga ditambahkan dengan kemampuan: menguasai materi pelatihan, memahami metoda yang efektif dalam memberikan pelatihan, mengelola aktivitas, membangun diskusi kelas, memberikan umpan balik kepada peserta, menangani peserta yang sulit, dan lain-lain.

Dengan penjelasan singkat ini, diharapkan dapat menjawab kebingungan terkait perbedaan antara Presentation Skills dan Training Skills. Keduanya sama-sama dibutuhkan oleh setiap organisasi untuk mengembangkan bisnis dan modal manusia yang dimiliki.

Kami mendorong setiap organisasi untuk memberdayakan modal manusia yang dimiliki dengan Presentation Skills dan Training Skills untuk meningkatkan produktivitas organisasi secara maksimal. 

Sukses selalu buat Anda dan tim!

26 Juni 2020
Cakrajono Lawoto - Director of Learning & Development
Yoshino Milyard - Head of HR Services 

“What are the next steps?”

Link to our Services

Link to our Public Seminars

or Contact us:

Email: sarel@sarel.co.id
Phone: (021) 4517458/ 458509571
Mobile: 0878-7722-4521
Website: www.sarel.co.id

© 2022 PT Sarel Sentra Inspira. All Rights Reserved

Made with Mobirise ‌

Web Designer Software